Minggu, 29 Desember 2013

PEREKONOMIAN BARU DAN PEREKONOMIAN LAMA

PEREKONOMIAN BARU VS PEREKONOMIAN LAMA
I.                    PEREKONOMIAN BARU
Pada awal orde baru stabilitas ekonomi stabilisasi politik menjadi prioritas utama.Program pemerintah berorientasi pada usaha pengendalian inflasi,penyelamatan keuangan negara dan pengamanan kebutuhan pokok rakyat.Pengendalian inflasi mutlak dibutuhkan,karena pada awal 1966 tingkat inflasi kurang lebih 650% per tahun.
Setelah melihat pengalaman masa lalu,dimana dalam sistem ekonomi liberal ternyata pengusaha nonpribumi dan sistem etatisme tidak memperbaiki keadaan.

II.                  PEREKONOMIAN LAMA
Keeadaan ekonomi keuangan  pada masa awal kemerdekaan amat buruk,antara lain disebabkan oleh:
Inflasi yang sangat tinggi,disebabkan karena beredarnya lebih dari satu mata uang secara tidak terkendali.

https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTCkmilBXHxVX0aDLQuAux6ZbY2sNRN1gx2CByktIjOsSEHjsaxHA PERSAMAAN PEREKONOMIAN BARU DAN  PEREKONOMIAN LAMA.
Sama-sama masih terdapat ketimpangan ekonomi, kemiskinan, dan ketidakadilan Setelah Indonesia Merdeka, ketimpangan ekonomi tidak separah ketika zaman penjajahan namun tetap saja ada terjadi ketimpangan ekonomi, kemiskinan, dan ketidakadilan. Dalam 26 tahun perekonomian baru (1971-1997) rasio pendapatan penduduk daerah terkaya dan penduduk daerah termiskin meningkat dari 5,1 (1971) menjadi 6,8 (1983) dan naik lagi menjadi 9,8 (1997). Ketika reformasi ketimpangan distribusi pendapatan semakin tinggi dari 0,29 (2002) menjadi 0,35 (2006).Sehingga dapat dikatakan bahwa kaum kaya memperoleh manfaat terbesar dari pertumbuhan ekonomi yang dikatakan cukup tinggi, namun pada kenyataanya tidak merata terhadap masyarakat.



o Adanya KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme)
Perekonomian Baru : Walaupun kecil, korupsi sudah ada.
Perekonomian Lama: Hampir semua jajaran pemerintah koruptor (KKN).
Hal ini menimbulkan krisis kepercayaan masyarakat yang sulit untuk disembuhkan akibat praktik-pratik pemerintahan yang manipulatif dan tidak terkontrol.
Hal ini berhasil karena selama lebih dari 30 tahun, pemerintahan mengalami stabilitas politik sehingga menunjang stabilitas ekonomi. Kebijakan-kebijakan

PEREKONOMIAN BARU VS PEREKONOMIAN LAMA
EXAMPLE (CONTOH)
PEREKONOMIAN BARU
PEREEKONOMIAN LAMA
Pembelian dan Penjualan Buku
Mengunjungi Toko Buku
Mengunjungi Website Penerbit
dan Penjual
Mendaftar Kelas
Berjalan mengelilingi kampus mencari
Departemen, Kantor Pendaftaran, dan
seterusnya
Mengakses Website Kampus
Pemotretan
Membeli Film, Menggunakan Kameta,
Mengambil Gambar, Mencuci cetakkan
Menggunakan Kamera Digita
Membayar bensin
Mengisi penuh bensin, masuk ke dalam
mobil, membayar dengan tunai atau
kartu kredit
Menggunakan Gelombang
sensor dan tagihannya langsung
masuk ke rekening kita
Membayar transportasi
Membayar tunai
Menggunakan Alat Pembayaran
Elektronik
Membayar barang
Mengunjungi toko, mengambil barang,
membayar
Menggunakan kios layanan
pribadi
Penyediaan Foto Komersial
Menggunakan Koran, Majalah, Kertas M
Menggunakan Gambar Digital


Bisnis pada Ekonomi Digital
Berbisnis menggunakan Sistem berbasis Web pada
internet dan jaringan elektronik lainnya
Ekonomi Digital
 Ekonomi yang berbasis pada teknologi digital, termasuk jaringan komunikasi (internet, intranet,ekstranet), computer, software, dan teknologi lain yang berkaitan.
Ekonomi Digital (Digital Economy) disebut juga dengan: Internet Economy, The New Economy, atau The Web Economy.
Model Bisnis pada Ekonomi Digital
Internet sedang merevolusi ekonomi, sosial, dan dasar-dasar ekonomi lama. Organisasi sedang membangun model baru untuk bisnis, ekonomi dan pemerintahan.
Model Bisnis
·         Suatu metode untuk berbisnis yang mana perusahaan dapat menghasilkan pendapatan untuk mendukungdirinya sendiri, Bagaimana perusahaan dapat meningkatkan produk dan layananya.
Model Bisnis Representatif pada Era Digital
        Name-your-own-Price: Mengijinkan pembeli untuk menentukan
harga yang akan dibayarkan untuk suatu produk atau layanan
tertentu.
        Bidding Using Reverse Auctions: Melalui permintaan yang dikutip,
pembeli menandai suatu keinginan, setelah itu menerima tawaran
dari calon-calon penjual.
        Affiliate Marketing: Mitra pemasaran menempatkan banner iklan
untuk suatu perusahaan pada websitenya.
        Group Purchasing: Pesanan pembelian dari banyak pembeli
dikumpulkan, bisnis kecil atau individual dapat memperoleh
diskon.
        E-Marketplace: Pasar dimana pembeli dan penjual dapat
melakukan negosiasi (perundingan) secara online




Microsoft incar CEO Qualcomm untuk gantikan Ballmer


Microsoft incar CEO Qualcomm untuk gantikan Ballmer?

Reporter : Yoga Tri Priyanto | Minggu, 15 Desember 2013 04:01
39
9
Share Detail
Microsoft incar CEO Qualcomm untuk gantikan Ballmer?
ilustrasi orang misterius. ©2013 Merdeka.com
Merdeka.com - Seperti yang diketahui, CEO Microsoft saat ini, Steve Ballmer akan segera pensiun. Namun hingga kini perusahaan belum menemukan pengganti yang tepat.

Baru-baru ini sebuah kabar kembali mencuat tentang kandidat yang akan menggantikan Ballmer. Adalah Steve Mollenkopf, seorang yang menduduki jabatan CEO di Qualcomm Inc., seperti yang dikutip dari Antara (13/12).

Dikabarkan, bahwa perusahaan tersebut kini tengah mempertimbangkan Mollenkopf untuk mengisi kursi kosong sebagai petinggi Microsoft. hanya saja saat dikonfirmasi, perusahaan pengembang Windows Phone tersebut menolak untuk berkomentar.

Jika memang benar Mollenkopf akan menjadi CEO baru Microsoft, sepertinya hal tersebut masih masuk akal. Mengingat persyaratan sebagai CEO baru yang diungkapkan Bill Gates beberapa waktu lalu semuanya ada pada diri Mollenkopf.

"Microsoft membutuhkan CEO yang bisa menjalankan 'bisnis global yang kompleks' dan 'bekerja dengan teknisi bertalenta top'," ujar Gates.

Sementara Mollenkopf adalah seorang insinyur yang memegang beberapa nirkabel dan telah naik ke jajaran manajemen puncak di Qualcomm.

Selan Mollenkopf, ada beberapa nama yang juga naik untuk menjadi kandidat kuat. Di antaranya adalah Alan Mulally (CEP Ford), dan Stephen Elop (CEO Nokia). Namun hingga kini belum ada yang menjadi prioritas. Lantas, siapakah CEO Microsoft selanjutnya?
[ega]